Pesan perdamaian dunia Kemanusiaan dan Saling mencintai disampaikan pada Hari Revolusi Mesir


Pesan perdamaian dunia Kemanusiaan dan Saling mencintai disampaikan pada Hari Revolusi Mesir

Message of world peace Humanity and Mutual love given on Egyptian Revolution Day.

Message of world peace Humanity and Mutual love given on Egyptian Revolution Day. Today, on 23rd July 2023, A Grand programme was organized on the occasion of Egyptian Revolution Day in Satyagraha Bhawan, Auditorium of Satyagraha Research Foundation. In which representatives of various social organizations, intellectuals and students participated.

On this occasion International Peace Ambassador cum Secretary General Satyagraha Research Foundation Dr. Ajaz Ahmad Dr. Suresh Kumar Agrawal Chancellor Pragyan International University, Dr. Shahnawaz Ali, Dr. Shahnawaz Ali, Amit Kumar Lohia and Editor of Al Bayan, Dr. Salam jointly paying tribute to the Immortal Martyrs of the Egyptian Revolution, World Peace Humanity Giving Message of Mutual love and saying that it marks the Aaniversary of the Egyptian Revolution of 1952. It is the National day of Egypt and one of the biggest holiday in Egypt.

The Kingdom of Egypt, ruled by the Muhammad Ali dynasty, was established in 1922 after Britain granted Egypt independence. There was growing dissatisfaction with the rule of King Farouk of Egypt, who was still not fully independent from British control. Was looking. King Farouk was blamed by the Egyptians for the 1948 Arab–Israeli War defeat in Egypt. On 23 July 1952, A military Coup led by General Muhammad Naguib overthrew the king and established an independent republic.

The speakers said that Egypt has two Revolution Days in public. Revolution Day 25 January 2011 marks the beginning of the revolution that led to the resignation of General Mubarak.

Terjemahan/ translated from indonesia

Pesan perdamaian dunia Kemanusiaan dan Saling mencintai disampaikan pada Hari Revolusi Mesir. Hari ini, pada tanggal 23 Juli 2023, telah diselenggarakan program Akbar dalam rangka Hari Revolusi Mesir di Satyagraha Bhawan, Auditorium Yayasan Penelitian Satyagraha. Di mana perwakilan dari berbagai organisasi sosial, intelektual dan mahasiswa berpartisipasi.

Pada kesempatan ini Duta Perdamaian Internasional merangkap Sekretaris Jenderal Satyagraha Research Foundation Dr. Ajaz Ahmad Dr. Suresh Kumar Agrawal Rektor Universitas Internasional Pragyan, Dr. Shahnawaz Ali, Dr. Shahnawaz Ali, Amit Kumar Lohia dan Redaktur Al Bayan, Dr. Salam bersama-sama memberikan penghormatan kepada Para Martir Abadi Revolusi Mesir, Perdamaian Dunia Kemanusiaan Memberikan Pesan Saling Cinta dan mengatakan bahwa itu menandai Peringatan Revolusi Mesir tahun 1952. Ini adalah Hari Nasional Mesir dan salah satu hari libur terbesar di Mesir.

Kerajaan Mesir, diperintah oleh dinasti Muhammad Ali, didirikan pada tahun 1922 setelah Inggris memberikan Mesir kemerdekaan. Muncul ketidakpuasan terhadap pemerintahan Raja Farouk dari Mesir, yang masih belum sepenuhnya merdeka dari kendali Inggris. Sedang mencari. Raja Farouk disalahkan oleh orang Mesir atas kekalahan Perang Arab-Israel 1948 di Mesir. Pada tanggal 23 Juli 1952, Kudeta militer yang dipimpin oleh Jenderal Muhammad Naguib menggulingkan raja dan mendirikan sebuah republik merdeka.

Pembicara mengatakan bahwa Mesir memiliki dua Hari Revolusi di depan umum. Hari Revolusi 25 Januari 2011 menandai awal revolusi yang berujung pada pengunduran diri Jenderal Mubarak.

Tinggalkan komentar