Jakarta selatan | 26 september 2020

Pejaten barat – Organisasi Masyarakat Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Srikandi DPP Forkabi yang di bawah naungan Dept Pemberdayaan Wanita DPP forkabi hari sabtu tanggal 26 september 2020, mendengar kabar Mpo Yuni (Divisi kerohanian Srikandi dpp forkabi) yang jatuh dari kamar dapur mengakibat dengkulnya keseleo, dan sudah di bawa ke cimande.
Lanjut seiring waktu bersama suaminya keracunan nasi goreng buatannya sendiri di sarapan pagi tanggal 24 September 2020 di kediaman rumahnya pejaten barat rw 03 kecamatan pasar minggu. (26/09)
Mendengar kabar mpo yuni, para srikandi dpp forkabi langsung respon dan bergegas untuk menjenguk di kediaman rumahnya pejaten barat rw 03.- Sangat di utamakan protokol kesehatan dari pemerintah, 3M: Mencuci tangan - Memakai Masker - Menjaga jarak.
“Inget nasi goreng mengkudu, iseng buat nasi goreng mengkudu dengan memetik daun di depan rumahnya yang hampir mirip tanpa di sadari lagi daun mengkudu, langsung mengiris kecil-kecil dan di buat campuran nasi goreng. Lalu aku dan bang maur makan sambil menikmati nasi goreng tersebut, eh ga taunya kami berdua muntah-muntah, perut mules, eneg dan bergegas ke puskesmas untuk berobat”. Imbu Mpo yuni dan Bang Maur (26/09)
Lanjut mpo yuni, baru ini kami keracunan daun yang hampir mirip daun mengkudu tanpa di sadari. Pengalaman buat kami, alhamdulillah Allah masih beri kami kekuatan dan kesehatan. Terima kasih ya Allah.
Terima kasih untuk para srikandi dpp forkabi yang telah menjenguk kami berdua dengan hati yang tulus dan ikhlas serta semangat silaturahmi walau di tengah pandemi covid 19, dan telah mengikuti anjuran dari pemerintah 3M.



Redpel: Mushab | Jurnalis Tabloid Megapolitan Suara Forkabi