Kebagusan | 23 september 2020
Hari selasa sore menjelang ba’da maghrib di Kelleg cafe kuliner rt 07 rw 04 milik bang Adex forkabi kelurahan kebagusan adanya pertemuan silaturahmi dengan Mushab (jurnalis tabloid megapolitan suara forkabi), Hj Lia Hasmawanti (Srikandi DPP Forkabi), kong firman (Forkabi bojong sari bogor), bang cenger cs sapaannya (forkabi jakarta selatan), bang kholid (forkabi kebagusan) dan Rw setempat.

Adapun dalam pertemuan silaturahmi pastinya mengikuti protokol kesehatan 3M dari pemerintah.
SILATURAHMI DALAM ISLAM
Silaturahmi berasal dari kata shilah yang artinya hubungan dan rahim artinya kerabat. Rahim sendiri juga bersal dari Ar Rahmah yang berarti kasih sayang, sehingga sering disebut dengan berkasih sayang atau menjalin kekerabatan pada istilah silaturahmi.
Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda bahwa,
“Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahmi”. (HR Bukhari).
Menyambung silaturahmi menurut hadist di atas juga termasuk ke dalam bagian dari ajaran islam. Untuk itu Rasulullah memerintahkan agar umat islam menjaga dan menyambung kekerabatan khususnya bagi sesama muslim. Di hadist yang lain juga disbeutkan bahwa,
“Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan kekerabatan” (HR Bukhari dan Muslim).
Hal ini berarti sangat penting hubungan silaturahmi dilakukan dan dengan itulah umat islam bisa kuat dan saling menyokong satu sama lain. Jika tidak maka akan bercerai berai.
Redaksi: Mushab |Jurnalis Tabloid Megapolitan Suara Forkabi