SILATURAHMI TANPA BATAS – FORKABI


Forkabi News – Sekiranya Tuhan memperjalankan kita untuk bersilaturahmi, bahkan dengan manusia dan hamba Tuhan yang baru diperkenalkan pada suatu kesempatan, lapangkah dan ikhlaskah kita?

Tanpa undangan juga sebagaimana umumnya seseorang mengundang dan tanpa instruksi dari siapapun untuk silaturahmi pasti akan terwujud niat baik sebagai insan yang berhati mulia karena sudah tertanam dalam cermin jati diri setiap insan yang memiliki satu tujuan untuk mempererat tali silaturahami. Ibarat kata tak kenal maka tak sayang. Walaupun jarak jauh dan dekat serta tak tau alamat pasti akan ada petunjuk dari Allah SWT (Tuhan pencipta alam semesta).

Tetapi sebagai sesama manusia, sesama makhluk Tuhan, alangkah indahnya ketika kita berkesempatan untuk turut larut dalam kebahagiaan mereka. Inilah salah satu wujud silaturahmi tanpa batas. Pernah punya pengalaman yang serupa?

SILATURAHMI DALAM ISLAM

Silaturahmi berasal dari kata shilah yang artinya hubungan dan rahim artinya kerabat. Rahim sendiri juga bersal dari Ar Rahmah yang berarti kasih sayang, sehingga sering disebut dengan berkasih sayang atau menjalin kekerabatan pada istilah silaturahmi.

Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda bahwa,

“Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahmi”. (HR Bukhari).

Menyambung silaturahmi menurut hadist di atas juga termasuk ke dalam bagian dari ajaran islam. Untuk itu Rasulullah memerintahkan agar umat islam menjaga dan menyambung kekerabatan khususnya bagi sesama muslim. Di hadist yang lain juga disbeutkan bahwa,

“Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan kekerabatan” (HR Bukhari dan Muslim). Hal ini berarti sangat penting hubungan silaturahmi dilakukan dan dengan itulah umat islam bisa kuat dan saling menyokong satu sama lain. Jika tidak maka akan bercerai berai.

FORKABI tim inti silaturahmi dan Srikandi forkabi serta forkabi lainnya hari ini 11 juni 2020 di tambun kabupaten bekasi menjenguk bang rio yang terpapar sakit di kediamannya.

Semoga bang rio lekas sembuh dan bisa aktif kembali di Forkabi serta di angkat oleh Allah SWT (Tuhan pencipta alam semesta). Aamiin yra

Redaksi/Mushab

1 Comment

  1. Makasih cang mushab atas doa dan waktu nye untk nengokin saya yg sdang sakit, smoga cang mushab bsrta keluarga di berikan kesehatan dan slalu dlm lindungan ALLAHswt.. aamiin iy rib🤲

    Suka

Tinggalkan komentar